--- Dasar Perencanaan Dan Pemilihan Elemen Mesin Sularso File

Selalu mulai dengan menentukan ( S_f1 ) dan ( S_f2 ), gunakan tabel nilai ( C ) untuk perkiraan awal, lalu verifikasi dengan perhitungan tegangan lengkap. Disclaimer: Teks ini adalah ringkasan interpretasi berdasarkan metodologi umum Sularso & Suga. Untuk desain aktual, selalu rujuk pada edisi terbaru buku asli dan standar teknik yang berlaku (JIS, ISO, DIN).

[ \sigma_a = \frac\sigma_BS_f1 \times S_f2 ] Dimana ( \sigma_B ) = Kekuatan tarik material (kg/mm²). Tabel 3. Nilai ( C ) (Koefisien Bahan Poros) Untuk perhitungan poros berdasarkan momen puntir (daya dan putaran). --- Dasar Perencanaan Dan Pemilihan Elemen Mesin Sularso

Here is the generated text based on the renowned Indonesian mechanical engineering reference book Dasar Perencanaan dan Pemilihan Elemen Mesin by Ir. Sularso, MSME (often cited alongside Dr. Kiyokatsu Suga). Selalu mulai dengan menentukan ( S_f1 ) dan

| Bahan Poros | Kekuatan Tarik (kg/mm²) | Nilai ( C ) (mm) | | :--- | :---: | :---: | | JIS G 4501 (S 30 C) | 48 | 5.6 | | JIS G 4501 (S 35 C) | 52 | 5.2 | | JIS G 4501 (S 40 C) | 55 | 5.0 | | JIS G 4501 (S 45 C) | 58 | 4.8 | | JIS G 4501 (S 50 C) | 62 | 4.6 | | JIS G 5501 (FC 20) | 20 | 7.8 | [ \sigma_a = \frac\sigma_BS_f1 \times S_f2 ] Dimana